Pembacaan Alkitab GKIN KALVARI 23 Oktober 2026: 2 Timotius 3:1-9
Dalam suratnya kepada Timotius, Paulus menuliskan keadaan manusia pada akhir zaman. Ada dua hal yang Paulus katakan yaitu manusia akan semakin mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang (ayat 2). Artinya manusia menempatkan dirinya sendiri sebagai pusat dari segala sesuatu (egosentris). Selain itu, agenda utamanya adalah mendapatkan keuntungan pribadi (materi, popularitas, pengaruh, kuasa dan sebagainya).
Gambaran tersebut bukan hanya mendeskripsikan keadaan manusia pada waktu surat itu dituliskan tetapi juga keadaan manusia saat ini. Kita dapat melihat salah satunya di media sosial. Orang memamerkan hidupnya (baik ataupun buruk) demi mendapatkan validasi orang lain (likes, followers, views). Selain itu, indikator kesuksesan atau keberhasilan pun di bangun berdasarkan kekayaan, apa yang digunakan ataupun apa yang dimilikinya.
Kita perlu berhati-hati dengan ‘virus’ itu karena berpotensi menggeser Tuhan dari tahta yang utama dalam hidup. Kita menjadikan materi sebagai benteng perlindungan dan tidak lagi mengandalkan Tuhan. Kita menganggap atau melimitasi Tuhan sebagai sosok yang ‘harus’ memenuhi segala keinginan kita. Dampaknya, iman menjadi lemah dan tidak bertumbuh. Kita menjadi orang Kristen yang duniawi. Kita bahkan rela menukar atau menjual iman demi memperoleh kenyamanan hidup.
Sadarilah bahwa tujuan akhir kita bukanlah hidup di dunia ini tetapi nanti di Surga bersama-sama denganNya. Sikap yang benar adalah tempatkan Tuhan di tempat yang utama. Akui Dia dalam segala hal yang kita lakukan. Kerjakan apa yang menjadi bagian kita dengan sebaik-baiknya. Bekerja keraslah dan jangan malas. Percaya bahwa rancangan, ketetapan dan waktuNya adalah yang terbaik. Percaya juga bahwa kuasaNya sanggup melindungi dan memelihara hidup kita.
Tuhan Yesus Memberkati…
Artikel ditampilkan dalam bahasa aslinya.